BPOM Tingkatkan Kapasitas SDM melalui Workshop on Microbiological Pathogens for Quality Control of Pharmaceutical Products and Application of Rapid Microbiology Method
Jakarta – Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia di bidang pengujian mikrobiologi produk farmasi, Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional dan Balai Pengujian Produk Biologi menyelenggarakan kegiatan Workshop on Microbiological Pathogens for Quality Control of Pharmaceutical Products and Application of Rapid Microbiology Method pada tanggal 21–22 April 2026 di Jakarta.
Kegiatan workshop ini dihadiri oleh peserta dari internal maupun eksternal BPOM yang mengikuti acara secara luring dan daring. Workshop dibuka secara resmi oleh Mimin Jiwo Winanti, S.Si., Apt selaku Kepala Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penguatan metode pengujian mikrobiologi yang cepat, akurat, dan sesuai perkembangan teknologi guna mendukung mutu serta keamanan produk farmasi di Indonesia. Kepala Balai Pengujian Produk Biologi, Dwi Damayanti, S.Si., Apt., M.Farm selaku Kepala Balai Pengujian Produk Biologi turut hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan dukungan terhadap pengembangan kompetensi pengujian berbasis teknologi modern.
Pada sesi utama, peserta memperoleh pemaparan materi mengenai Rapid Microbiology Method and Validation yang disampaikan oleh Kenny Tay secara daring. Dalam paparannya, beliau menjelaskan perkembangan metode mikrobiologi cepat yang mampu meningkatkan efisiensi serta mempercepat proses identifikasi mikroorganisme pada pengawasan mutu produk farmasi.
Selain itu, workshop juga menghadirkan Prof. dr. Titik Nuryastuti, M.Si., Ph.D., Sp.MK(K) yang membawakan materi mengenai aplikasi metode cepat dalam identifikasi mikroorganisme unknown. Materi tersebut memberikan wawasan baru kepada peserta mengenai implementasi metode modern dalam laboratorium mikrobiologi, khususnya untuk mendukung proses pengujian yang lebih efektif dan reliabel.
Pada hari kedua, peserta mendapatkan materi mengenai Metode Alternatif Pengujian Vaksin untuk Parameter Keamanan dan Mutu yang disampaikan oleh narasumber dari Bio Farma. Materi ini membahas perkembangan metode pengujian alternatif yang lebih efisien, modern, dan mendukung prinsip pengujian yang lebih cepat tanpa mengurangi aspek keamanan dan mutu vaksin.
Paparan tersebut memberikan wawasan kepada peserta mengenai pentingnya inovasi dalam pengujian produk biologis, khususnya vaksin, agar proses pengawasan mutu dapat mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan industri farmasi global. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai tantangan implementasi metode alternatif serta aspek validasi yang harus dipenuhi dalam penerapannya di laboratorium pengujian.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat memahami perkembangan teknologi Rapid Microbiology Method serta mampu mengimplementasikannya dalam proses pengawasan dan pengujian produk farmasi. Workshop ini juga menjadi sarana berbagi pengetahuan dan memperkuat kolaborasi antar laboratorium dalam mendukung sistem pengawasan obat dan makanan yang berkualitas di Indonesia.
Oleh: Bening P | Jakarta, 12 April 2026